Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa?

15 Juni 2016 07:35 / http://health.kompas.com / 921x dilihat

KOMPAS.com - Para ilmuwan tadinya mengira otak berhenti berkembang setelah tahun-tahun awal kehidupan manusia. Namun, studi terbaru membuktikan otak bisa membentuk jalur-jalur saraf baru dan menciptakan neuron di usia dewasa.

Melakukan olah fisik 30 menit setiap hari atau meditasi mampu merangsang produksi sinaps (sambungan antar sel otak), mengonsumsi makanan mengandung antioksidan juga membantu perkembangan otak.

Selain hal-hal itu, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk merangsang pembentukan jalur saraf baru di otak.

1. Berpuasa

Membatasi asupan kalori atau berpuasa terbukti meningkatkan pembentukan jalur sel otak baru (plastisitas sinap), merangsang pertumbuhan sel otak, serta mengurangi risiko penyakit penurunan saraf akibat penuaan.

Selama berpuasa, sistem metabolisme tubuh akan menurunkan kadar hormon leptin sehingga otak menerima sinyal agar neuron menghasilkan energi lebih banyak.

2. Bepergian

Melancong juga bermanfaat merangsang terjadinya pembentukan sel otak karena otak kita terpapar sesuatu yang baru dan lingkungan yang kompleks. Situasi yang baru dan juga menantang membuat otak merangsang dendrit (cabang kecil pada ujung neuron). Bepergian ke negera atau kota yang belum pernah kita kunjungi bisa memberi rangsangan tersebut pada otak.

3. Belajar musik

Hasil pemindaian otak pemusik menunjukkan hubungan yang kuat antara bagian otak. Para ahli saraf menjelaskan, memainkan instrumen sebenarnya adalah pengalaman multi-sensori. Hubungan antara melakukan gerakan motorik dengan suara spesifik, serta pola visual, menghasilkan pembentukan jaringan saraf baru.

4. Menggunakan tangan non-dominan

Menggunakan tangan non-dominan, misalnya jika Anda terbiasa memakai tangan kanan, sekarang gunakan tangan kiri, untuk melakukan beberapa hal semisal mengetik di ponsel, menyikat gigi, atau mengaduk kopi, juga membantu membentuk jalur saraf baru.

5. Membaca fiksi

Membaca, terutama novel fiksi, bisa meningkatkan aktivitas otak di bagian yang mengontrol sensasi fisik dan sistem gerakan.

6. Mempelajari kata baru

Belajar kata-kata baru ternyata bisa mengaktifkan bagian visual otak dan proses auditori (melihat dan mendengar kata), serta proses memori. Belajarlah satu kata baru setiap hari untuk memperkaya kosa kata dan memberi latihan pada otak.

7. Seni dan kerajinan

Mengerjakan kerajinan tangan, melukis, menggambar, atau membuat karya seni lainnya, memerlukan kombinasi dari motorik dan proses kognitif. Lebih dari sekdar hobi dan mengisi waktu luang, aktivitas itu bermanfaat positif pada sambungan-sambungan otak. (Lusia Kus Anna)

http://health.kompas.com/read/2016/06/14/071900323/Bisakah.Otak.Berkembang.Setelah.Usia.Dewasa.

Berita Terbaru

21 Jul 2019
Tumbuhkan Ekonomi Mikro, Lestarikan Kearifan Lokal
21 Juli 2019 07:30 / Humas PG / 11x dilihat
18 Jul 2019
Dorong Produktivitas Pertanian Melalui Pasar Murah dan Edukasi
18 Juli 2019 09:25 / Humas PG / 7x dilihat
12 Jul 2019
Harus Cermat dan Matang
12 Juli 2019 15:16 / Humas PG / 75x dilihat
11 Jul 2019
Lagu Mars Petrokimia Gresik Terinspirasi dari Klub Bola Petrokimia Putra
11 Juli 2019 14:39 / Humas PG / 19x dilihat
tautan
kontak

Pusat Layanan Pelanggan

08001888777 (bebas pulsa)

0811344774 SMS/WHATSAPP

konsumen@petrokimia-gresik.com


Hubungi Kami

Silakan isi form di bawah ini untuk mengirim pertanyaan, kritik atau saran tentang PT Petrokimia Gresik.

Info Personal

Pesan