Dirjen: Tangkap Distributor Pupuk Oplosan

25 February 2013 09:22 / http://www.seputar-indonesia.com / 1911x viewed
GRESIK – Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Kementerian Pertanian S Gatot Irianto mendesak polisi menangkap distributor pupuk bersubsidi yang bermain di bisnis oplosan.

Sebab praktik penjualan pupuk oplosan tersebut bisa mengancam target surplus 1 juta ton beras pada 2013. “Bila ada yang tetap yang bermain pupuk bersubsidi dijadikan oplosan,kami minta ditangkap dan dijebloskan ke penjara,”kata Gatot saat memberikan sambutan Sosialisasi Pupuk ZA Bersubsidi Berwarna Orange di Wisma Kebomas, kemarin.

Gatot mengaku menerima banyak laporan mengenai banyaknya kios penjual pupuk yang tidak terddaftar pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Tani.Menurut dia, hal ini mengindikasikan awal terjadinya praktik pencampuran (oplos) pupuk. “Kalau tetap nekat mengoplos pupuk subsidi,kami minta dijebloskan ke penjera saja, biar ada efek jera. Karena itu kami berpesan jangan bermain yang haram-haram.Ayo semuanya ditinggalkan,”ujar Gatot.

Gatot mengatakan, terungkapnya praktik pupuk oplosan di PT NK yang berlokasi di Kawasan Industri Gresik (KIG) beberapa waktu lalu sebagai bukti lemahnya pengawasan.Apalagi, saat ini yang menyusun RDKK adalah pemerintah kabupaten.“ Dengan pewarnaan pupuk bersubsidi, kami berharap penyimpangan pupuk bisa dikurangi,”katanya. Direktur Holding PT Pupuk Indonesia Ir Arifin Tarsif menyatakan, persiapan pupuk untuk musim tanam mendatang aman.

Meski ada informasi kelangkaan di Kalimantan Barat dan Nusa Tenggara Timur, semuanya dapat diantisipasi dengan distribusi sedini mungkin.“ Jadi tidak ada kelangkaan pupuk yang terjadi sampai sekarang, di Kalimantan Barat dan NTT itu hanya sementara,” kata Arifin. Sebelum peluncuran pupuk ZA berwarna orange, telah diluncurkan pupuk urea warna merah muda. Menurut Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Hidayat Nyakman, pewarnaan pupuk tersebut akan dilakukan bertahap untuk jenis lain.

“Lantaran kebutuhannya meningkat, penjualan ZA perlu dikendalikan agar yang disalurkan tidak melebihi alokasi subsidi,”katanya. Selain meluncurkan pupuk ZA orange,PT Petrokimia Gresik juga membangun pabrik baru senilai USD160 juta.Pabrik pupuk yang dibangun Wuhuan Engineering Company Co, Ltd tersebut ditargetkan bisa memproduksi 200.000 ton asam fosfat per tahun.

“Dengan dioperasikan pabrikRevamping AsamFosfatPKG pada 2015,devisa bakal banyak dihemat.Sebab selama ini kebutuhan 200.000 ton asam fosfat pertahun diimpordari Yordania, Maroko,Afrika Selatan,Filipina, dan India,”kata Hidayat. ashadi ik

Recent News

21 Jul 2019
Tumbuhkan Ekonomi Mikro, Lestarikan Kearifan Lokal
21 July 2019 07:30 / PG Public Relation / 11x viewed
18 Jul 2019
Dorong Produktivitas Pertanian Melalui Pasar Murah dan Edukasi
18 July 2019 09:25 / PG Public Relation / 7x viewed
12 Jul 2019
Must be Careful and Mature
12 July 2019 15:16 / PG Public Relation / 75x viewed
11 Jul 2019
Petrokimia Gresik March was Inspired by Petrokimia Putra Football Club
11 July 2019 14:39 / PG Public Relation / 19x viewed
links
contact

Customer Service Center

08001888777 (bebas pulsa)

0811344774 SMS/WHATSAPP

konsumen@petrokimia-gresik.com


Contact Us

Please fill the form below to ask questions, critics or suggestions about PT Petrokimia Gresik.

Personal Info

Message