Malas Habiskan Obat Karena Merasa Sudah Sembuh? Ternyata Ini Bahayanya

04 May 2017 08:42 / http://lifestyle.kompas.com / 888x viewed

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkan Anda berhenti meminum obat karena merasa bahwa tubuh sudah merasa sembuh dan tak sakit lagi? Jika pernah, sebaiknya hilangkan kebiasaan tersebut.

Penggunaan obat yang tidak sesuai dosisnya akan semakin memberikan kekebalan pada kuman atau virus yang ada di dalam tubuh dan justru membuat kondisi tubuh Anda semakin lemah.

"Penting untuk tanya ke dokter mana obat yang harus habis atau tidak," kata Dr Ariani Dewi Widodo SpA(K) Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi dari Rumah Sakit Anak & Bunda Harapan Kita.

Menurut Ariani, jenis obat yang seharusnya dihabiskan meski seseorang telah merasa sembuh adalah antibiotik. Bukan tanpa alasan seorang dokter memberikan antibiotik kepada pasiennya dengan kadar atau dosis yang berbeda-beda.

"Antibiotik itu harus habis, kalau bukan antibiotik boleh berhenti lebih cepat," tuturnya.

Dia menambahkan, mengapa orang saat ini lebih mudah sakit, karena kebanyakan orang masih salah dalam penggunaan antibiotik untuk kesehatannya. Akibatnya, antibiotik yang dikonsumsi justru semakin memberi kekebalan pada virus yang ada di dalam tubuh, sementara tubuh itu sendiri semakin lemah.

"Kita itu lebih mudah sakit, kenapa? karena kuman itu sekarang semakin kuat karena penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Akibatnya kuman menjadi kebal dan penyakit akan susah disembuhkan," ucap Ariani.

Selain itu, masyarakat modern juga cenderung sering sakit karena semakin dimanjakan dengan gadget yang membuat mereka tidak melakukan gerak tubuh sesering mungkin.

"Dengan gaya hidup kita sekarang, tidak sekuat orang-orang zaman dahulu, kita kebanyakan pakai gadget, jarang beraktifitas fisik, jenis makanan yang dimakan kurang sehat, hal-hal itu membuat kita menjadi lemah. Kuman semakin kuat tetapi kitanya semakin lemah, itu sebetulnya yang menjadi masalah saat ini," terang Ariani.

Penggunaan antibiotik haruslah dilakukan secara benar. Hentikan kebiasaan membeli antibiotik sendiri ke apotik, kalaupun membeli di apotik harus disertai dengan resep dokter.

"Kita harus berbuat benar dengan antibiotik, minum antibiotik itu harus sampai habis, antibiotik itu beda dengan obat lain. Antibiotik itu tidak boleh kelebihan dosis, apalagi kalau kurang itu jauh lebih berbahaya. Antibiotik itu harus sesuai dengan dosisnya, jika kuman yang menyerang banyak sementara antibiotik sedikit maka kumannya tidak akan mati," pungkasnya. Iwan Supriyatna / Lusia Kus Anna

http://lifestyle.kompas.com/read/2017/05/03/100716120/malas.habiskan.obat.karena.merasa.sudah.sembuh.ternyata.ini.bahayanya

Recent Article

11 Jul 2019
Petrokimia Gresik March was Inspired by Petrokimia Putra Football Club
11 July 2019 14:39 / PG Public Relation / 56x viewed
09 Jul 2019
Spirit of Building the Company
09 July 2019 15:01 / PG Public Relation / 10x viewed
22 Apr 2019
Durian Harvest Increases Using Petrogladiator and NPK Kebomas 12-11-20
22 April 2019 00:00 / PG Public Relation / 240x viewed
10 Jan 2019
Mangrove Edu-Ecotourism as an Effort to Rescue Gresik Coastal Area
10 January 2019 16:30 / PG Public Relation / 811x viewed