Panen Denfarm Petroganik – PHONSKA Plus Di Wonogiri Tembus 10,2 Ton Per Hektar

29 Maret 2018 11:49 / http://sahabatpetani.com / 1071x dilihat

sahabatpetani – Rangkaian denfarm pemupukan berimbang pada padi oleh Mitra Produksi Petroganik Solo Raya dan Petrokimia Gresik untuk kali ini, berakhir di Wonogiri, Jawa Tengah. Panen raya dilakukan pada Selasa (27/3) di Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri, dihadiri tidak kurang dari 500 undangan. Selain petani, hadir dalam kesempatan tersebut para kepala desa, Forkompimcam Selogiri dan Forkompinda Wonogiri. Dalam laporannya Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wonogori, Safuan, menyampaikan bahwa denfarm ini dilakukan di lahan seluas 5 hektar. Berdasarkan hasil ubinan, diperoleh panen sebesar 10, 2 ton gabah kering panen per hektar.

“Kalau kita bandingkan dengan rata-rata provitas Wonogiri hanya sekitar 5,9 ton per hektar, denfarm ini sungguh sangat luar biasa. Denfarm ini sekaligus bisa menjadi wahana edukasi dan percontohan bagi kita sekalian. Untuk aplikasinya kita serahkan pada para petani,” ujarnya. Lebih lanjut Safuan mengatakan, pupuk yang diaplikasikan adalah Petroganik, PHONSKA Plus, Urea dan Kapur Pertanian. Sedangkan benihnya menggunakan Petroseed, varietas Ciherang.

Dari hasil analisis usaha, mulai persemaian, olah lahan, biaya paska panen, saprodi dan lain-lain membutuhkan dana Rp. 20.210.000,-, meghasilkan 10,2 ton per hektar, dengan asumsi harga gabah kering panen sebesar Rp. 4.600,-, maka diperoleh angka penjualan Rp. 47.104.000,-. Dengan demikian ada margin sekitar Rp. 26.894.000,-. Sehingga keuntungan yang diperoleh petani cukup besar. “Atas keberhasilan denfarm ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Petrokimia Gresik. Kami berharap agar bisa dilakukan denfarm di lokasi lain di Wonogiri,” ujarnya

Warto Witosaroyo, salah satu petani yang lahannya dijadikan denfarm tersebut mengatakan, bahwa baru kali ini panen di sawahnya bisa mencapai angka 10,2 ton per hektar. Sebelumnya hanya mampu 6 hingga 7 ton per hektar. “Selain pupuknya berkualitas, benihnya juga bagus. Benih sebelumnya yang saya gunakan banyak yang mengambang ketika saya rendam (proses sebelum penyemaian). Lain dengan Petroseed, sebagian besar benihnya tenggelam. Itu artinya benih memang benar-benar bagus,” jelas petani yang sudah 40 tahun bergelut di sawah ini.

Warto juga mengungkapkan, dengan benih Petroseed, pupuk Petroganik, PHONSKA Plus, dan penggunaan Petro Cas, hasil panen meningkat. Hal ini terlihat dari jumlah anakan menjadi lebih banyak, dibanding sebelumnya . Disamping itu, biji padi menjadi lebih bernas. “Petroganik saya taburkan setelah pembajakan tanah. Sedangkan Petro Cas diberikan pada saat sebelum dilakukan pembajakan,” jelasnya.

Menurut Rosito Djojo Sutanto yang mewakili Mitra Produksi Solo Raya, sebelumnya kegiatan serupa juga dilaksanakan di Boyolali, Sragen, Klaten, dan Karanganyar. Semua denfarm memperoleh peningkatan hasil panen yang signifikan. Peningkatannya antara 1,5 – 3,5 ton per hektar. Diakuinya hal ini tidak lepas dari pengawalan dari PPL dan petugas lapangan Petrokimia Gresik. Mulai dari proses olah lahan, pembibitan, hingga perawatan. Serangkaian keberhasilan denfarm di wilayah Solo Raya, menunjukkan bahwa kualitas PHONSKA Plus dan Petroganik tidak diragukan lagi,” paparnya. (Made Wirya)

Sumber : http://sahabatpetani.com/2018/03/28/panen-denfarm-petroganik-phonska-plus-di-wonogiri-tembus-102-ton-per-hektar/

Artikel Terbaru

11 Jul 2019
Lagu Mars Petrokimia Gresik Terinspirasi dari Klub Bola Petrokimia Putra
11 Juli 2019 14:39 / Humas PG / 56x dilihat
09 Jul 2019
Semangat Membangun Perusahaan
09 Juli 2019 15:01 / Humas PG / 9x dilihat
22 Apr 2019
Panen Durian Meningkat Berkat Petrogladiator dan NPK Kebomas 12-11-20
22 April 2019 00:00 / Humas PG / 240x dilihat
10 Jan 2019
Edu-Ekowisata Mangrove sebagai Upaya Penyelamatan Daerah Pesisir Gresik
10 Januari 2019 16:30 / Humas PG / 811x dilihat