Pelajar Harus Membekali Diri untuk Momen Bonus Demografi

09 August 2016 14:09 / PG Public Relation / 2379x viewed

Setiap negara akan mengalami ‘bonus demografi’ dimana jumlah pemuda lebih banyak dibandingkan dengan penduduk usia lain. Jika momen ini berhasil dimanfaatkan bakal membawa negara menjadi maju, sebaliknya jika negara gagal mempersiapkan pemudanya justru akan berujung pada kemisikinan.

Saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk nomor empat terbanyak dunia, atau lebih dari 250 juta jiwa. Indonesia diperkirakan mengalami ‘bonus demografi’ pada tahun 2020 hingga 2035. Untuk itu harus dipersiapkan mulai sekarang agar menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum PT Petrokimia Gresik (PG), Rahmad Pribadi dalam program ”Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mengajar” di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 1 Gresik, Selasa (9/8/2016).

Senada dengan kalimat Presiden RI pertama, Soekarno: "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia." Menurut Direktur SDM dan Umum kekuatan pemuda bukan karena kekuatan fisik saja, tapi juga kekuatan pikiran dan energi.

"Kita saat ini memang masih kalah dalam banyak hal dengan negara lain. Tapi kita tidak boleh pesimistis, karena kemajuan negara diawali besarnya pemuda. Untuk itu momen 'bonus demografi' harus dipersiapkan mulai sekarang. Adik-adik di SMK ini juga bagian dari pemuda itu," tandas Direktur SDM dan Umum.

BUMN saat ini tengah mempersiapkan pemuda itu. BUMN mengajar ini salah satu programnya.

Di waktu yang sama, Direktur Teknik dan Pengembangan (Dirtekbang) PG, Arif Fauzan juga mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Gresik. Dirtekbang memberikan motivasi kepada para pelajar.

Menurut Dirtek dan Pengembangan, pelajar yang memiliki keberanianlah yang nanti bakal maju, mulai dari berani bertanya, berani tampil, dan keberanian yang membawa dampak positif lainnya. Pelajar yang berani mulai sekarang adalah pelajar yang secara mental telah siap menghadapi tantangan.

SMK PGRI 1 Gresik dan SMA Negeri 1 Gresik merupakan sekolah yang dipilih atas rekomendasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Sekitar 200 pelajar di masing-masing sekolah mendengarkan dengan seksama materi yang disampaikan oleh Direksi PG.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan difasilitasi oleh seluruh BUMN yang memiliki wilayah kerja di 34 Provinsi seluruh Indonesia. Program ini juga menjadi bagian dalam “membangun pemahaman para pemangku kepentingan (stakeholders)” mengenai peran Kementerian BUMN. Selain itu juga memberikan pemahaman BUMN dalam turut serta “Membangun Kapasitas Nasional (National Capacity Building) melalui generasi muda penerus bangsa” serta memberikan kontribusi nyata pada masyarakat.*/isp.-

Recent News

21 Jul 2019
Tumbuhkan Ekonomi Mikro, Lestarikan Kearifan Lokal
21 July 2019 07:30 / PG Public Relation / 11x viewed
18 Jul 2019
Dorong Produktivitas Pertanian Melalui Pasar Murah dan Edukasi
18 July 2019 09:25 / PG Public Relation / 7x viewed
12 Jul 2019
Must be Careful and Mature
12 July 2019 15:16 / PG Public Relation / 75x viewed
11 Jul 2019
Petrokimia Gresik March was Inspired by Petrokimia Putra Football Club
11 July 2019 14:39 / PG Public Relation / 19x viewed
links
contact

Customer Service Center

08001888777 (bebas pulsa)

0811344774 SMS/WHATSAPP

[email protected]


Contact Us

Please fill the form below to ask questions, critics or suggestions about PT Petrokimia Gresik.

Personal Info

Message